Bayang
oleh : Mohd Ridzwan Bin Aldon
Andai sinar mentari menyuluh
tiap celah kegelapan
memancar sinar nur Ilahi
hendak menyuci hati si pengembara dunia
melakar corak keagamaan
barangkali sekadar igauan
Benar
wajahnya persis manusia
bersama menongkah arus
sebuah pancaroba kehidupan
sayangnya sekadar bertaraf luaran cuma
Lembut lidah mengalun nada syahdu
terkamit menyebut kalimah suci
namun pada dasar hatinya kosong
penuh dengan kebobrokan
dimamah ulat-ulat kejahilan
Fitrah manusiakah ?
bertopengken wajah malaikat
walaupun hakikatnya berbeza
terisi bermacam amarah
yang terbuku di fikrah
hanya tinggal dilepas pergi
Wujudkah iman di dada ?
atau mungkin sekadar kiasan
mencoret keikhlasan palsu di sukma
ragamnya seindah sang suria
tuturnya semanis madu
mungkin juga sepahitnya hempedu..









