Selasa, 25 April 2017


Bayang 

oleh : Mohd Ridzwan Bin Aldon



Andai sinar mentari menyuluh 
tiap celah kegelapan 
memancar sinar nur Ilahi 
hendak menyuci hati si pengembara dunia 
melakar corak keagamaan
barangkali sekadar igauan 

Benar 
wajahnya persis manusia
bersama menongkah arus 
sebuah pancaroba kehidupan 
sayangnya sekadar bertaraf luaran cuma 

Lembut lidah mengalun nada syahdu 
terkamit menyebut kalimah suci 
namun pada dasar hatinya kosong 
penuh dengan kebobrokan 
dimamah ulat-ulat kejahilan 

Fitrah manusiakah ? 
bertopengken wajah malaikat 
walaupun hakikatnya berbeza 
terisi bermacam amarah 
yang terbuku di fikrah 
hanya tinggal dilepas pergi 

Wujudkah iman di dada ?
atau mungkin sekadar kiasan 
mencoret keikhlasan palsu di sukma 
ragamnya seindah sang suria 
tuturnya semanis madu
mungkin juga sepahitnya hempedu..